Tampilkan postingan dengan label Modern rock. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modern rock. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juni 2013

SWEET AS REVENGE


Genre : Post Hardcore
Country : South Jakarta
Official Site :
Twitter

Biografi

Sweet as Revenge secara resmi berdiri di Jakarta pada awal November 2003. Dimulai dari pertemuan Max, Qzoot (gitar) dan Febri (bass) di sebuah distro di Jakarta.
Berawal dari obrolan mengenai interest yang sama pada genre post-hardcore, kemudian berlanjut dengan keinginan untuk membuat sebuah band yang memainkan musik post-hardcore itu sendiri. Waktu berjalan, dan berdirilah Sweet as Revenge. Nama yang unik, karena semua personil awal di band ini pernah merasakan pengalaman pahit dengan band-band mereka yang terdahulu. Dan menjadikan Sweet as Revenge sebagai ajang pembuktian. Bahwa mereka akan bisa menjadi lebih baik.
Berawal dari hanya berlatih di studio, kemudian mereka memutuskan untuk merekam demo mereka yang pertama. Lagu pertama mereka berjudul “Broken Lines and Empty Smile”. Bermodalkan satu lagu sendiri serta beberapa lagu cover, Sweet as Revenge mulai merambah panggung-panggung di berbagai acara komunitas di Jakarta. Tampil dengan hanya ditonton segelintir orang sebagai band pembuka, atau tampil paling akhir sebagai band penutup telah mereka rasakan. Hal itu tidak membuat mereka patah semangat, tapi dianggap sebagai pengalaman yang akan memperkuat mereka sebagai sebuah band. Lagu “Broken Lines and Empty Smile” akhirnya menarik minat dE Records. Lagu tersebut direkam ulang untuk disertakan dalam kompilasi “Anthems of Tomorrow (dE Records, 2004). Sebuah album kompilasi yang berisi band-band bergenre post-hardcore dan sejenisnya. Lagu “Broken Lines and Empty Smile” juga sempat merajai chart MTV Cutting Edge selama beberapa minggu. Sebuah prestasi yang membanggakan untuk sebuah band yang masih berumur sangat muda. Hal ini juga yang mengangkat nama mereka ke permukaan dan mulai dikenal oleh publik.
Seiring dengan berjalannya waktu, serta perbedaan visi, misi dan kepentingan dari masing-masing personil, mengakibatkan beberapa kali pergantian personil serta perubahan musikalitas Sweet as Revenge secara keseluruhan. Setelah melewati proses rekaman yang panjang, hasil karya mereka dapat didengar pada sebuah mini album berjudul “Birth of Expectations (Self Released, 2008)” yang dirilis pada 5 Januari 2008. Sebuah mini album berisi 6 lagu yang merefleksikan pahit dan manisnya kehidupan mereka. Baik sebagai band ataupun sebagai individu masing-masing personil. Rilisnya mini album “Birth of Expectations” mendapat respon yang cukup baik. Acara Release Party mini album itu sendiri dihadiri oleh sekitar 700 orang penonton. Jumlah yang cukup fantastis. Singel mereka yang berjudul “Potret Kehampaan” juga sering terdengar di radio.
Selepas rilisnya mini album “Birth of Expectations”, Sweet as Revenge semakin aktif bergerilya dari panggung ke panggung dan mulai merambah media. Mulai dari panggung acara komunitas, pensi SMA, acara kampus, live performance, promo dan interview di radio, semua dilibas habis. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk menambah jam terbang saja, tetapi juga sebagai usaha untuk menjangkau pendengar baru, mereka yang sama sekali tidak mengenal Sweet as Revenge. Terbukti cara ini cukup ampuh, banyak yang akhirnya jatuh hati kepada band ini setelah mereka mendengar dan menyaksikan langsung penampilan Sweet as Revenge. Sebagai salah satu band generasi awal dari booming genre post-hardcore di tanah air, Sweet as Revenge berusaha untuk terus konsisten dan tidak terbawa arus trend musik yang sangat cepat berganti. Sampai saat ini, formasi terakhir Sweet as Revenge adalah: Dinand (vokal), Qzoot (gitar), Mamie (gitar), Febri (bass) dan Nanda (drum). Perjalanan dari panggung ke panggung, konflik demi konflik serta pengalaman hidup dari masing-masing personil telah memperkaya pengalaman Sweet as Revenge sebagai sebuah band. Hal ini membuat mereka berusaha untuk lebih solid dan konsisten dalam berkarya. Sweet as Revenge akan terus mempertahankan eksistensinya serta melahirkan karya-karya yang dapat menghibur penggemar musik dimanapun mereka berada.


Member :

Dinand - Vocals
Qzoot : Guitar
Akmal - Guitar
Febri - Bass
Ananda - Drum


DOWNLOAD SONG, Click here


Sabtu, 11 Agustus 2012

DIARY OF ALEXANDRIA

 Genre : Post Hardcore / ModernRock
Country : Purwokerto
Official site :

Diary of Alexandria, was formed on 1 March 2011. With the formation, Yovi (Scream / Growl / Clean Vocals), Mey (Guitar), Refan (Guitar / vocals), Baim (Bass), Rendy (lipsync), and Yandha (Drum), and we which brought the genre of Metal / Screamo / Post Hardcore . We are inspired Asking Alexandria, Attack - Attack and many more.

Diary Of Alexandria name is taken from children's activities are writt
en in a diary, and the name Alexandria is taken from the band Asking Alexandria.or Alexandria is taken from a romantic city U.S,

Our first demo release in September, entitled "hurt, when I remember you". and in December, we released a second demo, with an acoustic version titled "Sesal".

April 2012, yovie resigned from the band, and chose to focus on other bands.
Soon, Rendi decided to resign from the band, because there are problems with other personnel.
but that does not discourage us to stay focused on the band.
And Khasiat, former vocalist W4NC in to fill the vocal,
to this day still survive with 5 personnel, even though sometimes we often need to lypsinc auditional.

after our spirit back again, DOA is busy with her new single, with titled Hate On Something (Secret).
be wait for the download link,,,:)

Member :
 Khasiat - Vocal
  Mey - Guitar 1
Refan - Guitar 2
  Baim - Bass
Yanda - Drum
DOWNLOAD SONG,Click here